Ngomong soal anthurium.Tanaman ini konon jd mahal krn tergolong tanaman purba. Kata pakar tanaman, anthurium sudah hidup di zaman purba. Tp pakar tanaman itu ga jelasin zaman purba yg gmn. Purba zaman dinosaurus apa purba zaman es...Krn kepurbaannya itulah anthurium jd primadona sejak dua tahun lalu, meski boomingnya baru tahun 2007.Buat pohon athurium satu pot keciiil, harganya bisa dua juta perak! Bahkan perlembar daunnya yg seukuran iprit bisa dihargai 200 ribu perak!Ngomong soal anthurium.Calon kakak ipar saya (ehem..! ) pernah kehilangan 2 pot anthurium. Kehilangan pertama, waktu tanaman itu ditaruh di halaman (dgn asumsi tetangga ga ada yg ngeh dia pny anthurium), ada yang metik 3 helai daunnya. Trus dia mindahin anthuriumnya ke garasi disamping mobil. Besoknya itu pot anthurium udah ga ada, sementara dua mobilnya msh utuh. Seminggu kemudian ada lg anthurium baru (ga tau darimana dptnya). Dua hari kemudian, anthurium itu hilang lagi! Skrng saya blm tau apa dia pny anthurium lg atau ngga.Sering gaya hidup orang aneh-aneh. Ada yg rela beli anthurium seharga 1 milyar. Ada jg yang jual mobilnya demi bisnis anthurium.. ga taunya anthuriumnya jeblok dipasar dan dia rugi total. Kalo dipikir-pikir, bisnis sih bisnis tapi perhitungan jg hrs matang donk!Kebetulan ibu saya dpt satu pot kecil anthurium gratis jenis gelombang cinta dari temennya yg ketua RT di Jl.Tanjung, Menteng. Temennya ini emang sejak tahun lalu membudidayakan anthurium. Tadinya ibu saya geletakin gitu aja anthurium di teras bareng pot-pot tanaman lain. Tp lama-lama risih jg krn bnyk tetangga nanya : "itu anthurium ya?" "Dpt darimana?""Beli berapa?" "Jenisnya jenmani, gelombang cinta apa gelombang radio?"Dan macam2 pertanyaan lain. Plus penjual tanaman keliling jd ikut2an lirak-lirik itu anthurium. Akhirnya ibu saya mindahin pot anthuriumnya ke pojok dibelakang tanaman mahkota dewa.Skrng saya jg baru tau kalo ada tetangga saya yg jualan anthurium kecil-kecilan (dgn ukuran pot keciil) seharga 100 ribu.Mnrt saya sih percuma dia jualan anthurium sekarang. Pertama, dia nawarin jualannya ke tetangga2. Ini bkn daerah orang2 kaya, warga sini mending beli makanan buat sebulan daripada beli anthurium.Kedua, tahun depan trend anthurium mulai turun diganti pamor tanaman lain, jd dia telat jualan anthurium br skrng. Meski gitu, salut buat usahanya jd pengusaha.Begitu hebatnya si anthurium ini smpe orang bisa saling curiga, jd kuatir yg kelebihan, juga jd semaput gara2 bisnis anthurium yg ngeluarin modal besar itu gagal. Saya sendiri kurang suka sm anthurium. Saya lebih suka tanaman yang ada bunga atau buahnya. Jd bisa dimanfaatin sekaligus bs dimakan! --------------------------------------------------------------Diposting juga di VITANOUVA
 | betul, mendingan nanem pohon cabe bisa dipetik en diulek jadi sambel :P |
 | hihihi... orang2 indonesia emang aneh (alias gila..) latahnya minta ampun... kita tunggu saja nasib anthurium, saya yakin ga jauh2 seperti jaman palm botol yang akhirnya ga ada harganya... |
 | tiyan wrote on Dec 26, '07 Betul! setuju!
btw... palem botol.. msh inget aja sm palm botol...heheheee... |
 | tuh kan, bahkan banyak orang yang udah lupa sama tuh palem... sedangkan dulu, kalo ga punya wala walaaa rasanya gimana hihi...
tapi yang anthurium ini emang gila2an gilanya... ga ngerti deh... kasian ya... |
 | tiyan wrote on Dec 27, '07 Aku inget tp ga ngeh kalo ada yg masih inget sm palem itu..hehehee.. Ternyata ibu satu ini ga gampang lupa yaa! |
 | ngga sih, itu yang ngingetin juga suamikuh hihihi... (mungkin karena dia sarjana pertanian, jadi masih inget) |
 | he hee, emang, kalo udah tergila2 ya bgt mam, sebenarnya pasti ulah pemodal besar yg bisnis tanaman itu, n memainkan pasar, udah gitu orang2 kita khan latah, jdi ikut2an aja, coba ingat longsor yg dikarangayar, ada korban yg budidaya tanaman itu, kasihan khan, di badannya aja ada 150 jt lho, E ternyata mentua jg punya tanaman itu, tpi gak dijual |
| |