Blog EntryPenikmat Rokok dan Pecandu RokokAug 23, '07 2:03 AM
for everyone
Saya paling sebeel kalau lagi di gedung resepsi pernikahan ada yg merokok!
Mbok ya tahan sejam-dua jam ga merokok kan ga bikin mati. Selain ga etis, asap rokok mengganggu pernapasan dalam gedung yg sesak. Plus juga merusak selera makan krn aroma masakan jd tercemar asap rokok!
Kalau saya nikah nanti saya bakal tugasin satpam khusus yang melarang semua orang merokok kecuali diluar gedung.

Waktu upacara kemerdekaan di Istana Negara minggu kemarin, saat acara ramah tamah dan santap hidangan, banyak bapak-bapak yang merokok seenaknya. Mengganggu banget!
Salah satu diantara bapak itu malah bergelar dokter teladan!(
didadanya ada badge bertuliskan: dokter teladan), dan sibuk cari korek buat nyalain rokok ke orang-orang sekelilingnya. Padahal tahan ga merokok 4-5 jam juga ga bikin mati.

Setelah saya selidiki, ternyata mereka yang tak bisa menahan untuk tidak merokok adalah tipe orang yang kecanduan rokok. Mereka ini pecandu rokok. Dalam otaknya sudah tersugesti kalau tak merokok mulut akan asem, dan pikiran tidak tenang. Tipe ini biasanya tak punya jenis rokok favorit. Rokok apa saja (kretek, cerutu, rokok putih, kawung, klobot) bisa dihisapnya asal belum basi. Mereka bisa merokok dimanapun dan kapanpun mereka mau.

Tipe yang lain adalah penikmat rokok. Para penikmat rokok biasanya tahan tidak merokok dalam waktu lama jika memang tidak memungkinkan untuk merokok. Mereka juga punya jenis atau merek rokok favorit krn aroma dan citarasanya memang mereka suka. Sebagian besar penikmat rokok sanggup tidak merokok jika rokok mereka habis dan tidak akan minta rokok lain jenis/merek kepada orang lain. Bagi mereka saat merokok adalah saat-saat yang menyenangkan menikmati aroma dan hembusan rokok favorit.

Ndilalahnya, meski saya sebel orang merokok sembarangan, saya sering membelikan rokok buat orang2 kantor yg merokok seenaknya di ruang kerja!

Di Jakarta, apa kabarnya Perda tentang larangan merokok di tempat umum, rumah ibadah, rumah sakit, dan bangunan umum?!



*pendapat pribadi dan diposting juga di Vitanouva

12 CommentsChronological   Reverse   Threaded
rekabohay wrote on Aug 23, '07
Ini yang selalu jadi masalah... seharusnya yang ngeroko lebih ngeliat tempat dan memperhatikan orang sekitarnya... Sikap2 seperti ini yang ngejadiin orang2 jadi arpriori sama perokok...
*Mantan Peroko yang baru beberapa bulan brenti*
Hehehe...
mrcuriosity wrote on Aug 23, '07
hahahha... ya namnya orang bu... untung saya bukan perokok.. mending lobi aja tu MUI "rokok = haram" jangan hanya ngurusin paham liberal n sekular itu haram :(
aph3 wrote on Aug 23, '07
tapi daku masih aktif merokok....:(
tiyan wrote on Aug 23, '07
hahahha... ya namnya orang bu... untung saya bukan perokok.. mending lobi aja tu MUI "rokok = haram" jangan hanya ngurusin paham liberal n sekular itu haram :(
Ga bisa rokok di fatwa-in haram.
Pabriknya disini banyak.
Juga berapa puluh ribu buruh yg dipecat kalo rokok diharamin (krn pabriknya tutup).
Judi dan prostitusi aja yg jelas2 mesum aja ga bisa dihapus total, apalagi rokok.
tiyan wrote on Aug 23, '07
aph3 said
tapi daku masih aktif merokok....:(
Asal rokoknya jangan minta mulu ya, Phe!
yunisa wrote on Aug 23, '07
kok yana beliin rokok buat org sih???
nirikip wrote on Aug 23, '07
iya yana kok beliin ap rokok gw dong beliin juga
tiyan wrote on Aug 24, '07, edited on Aug 24, '07
yunisa said
kok yana beliin rokok buat org sih???
Hehehee...
Itu sbg 'achievement' ke orang yang bersangkutan aja. Abis orangnya hard working dan berintegritas.
Dan aku ga pny ide laen selain ksh rokok
mrcuriosity wrote on Aug 24, '07
"Dan aku ga pny ide laen selain ksh rokok"... Mending beliin dia kue tart aja atau es krim hehheheh :)
tiyan wrote on Aug 24, '07
"Dan aku ga pny ide laen selain ksh rokok"... Mending beliin dia kue tart aja atau es krim hehheheh :)
Mahal.
Comment deleted at the request of the author.
myshandy wrote on Jun 11
Beruntunglah orang yang tidak merokok...!!!
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help